Jawa Barat - Bisnis.com
Minggu, 18 November 2018

4 Entrepreneur Wanita Sabet Penghargaan Ernst & Young

Jibi Kamis, 15/09/2011 21:01 WIB
4 Entrepreneur wanita sabet penghargaan Ernst & Young

JAKARTA (bisnis-jabar.com): Ernst & Young Indonesia tetapkan empat pengusaha wanita yang bergerak di bidang garmen, fashion, boga dan hiburan sebagai Ernst & Young Entrepreneurial Winning Women 2011 yang mampu melakukan terobosan di bidang usahanya serta mencetak omzet penjualan sedikitnya Rp 10 miliar/tahun.

“Keempat wanita itu adalah Anastassia Florine Limasnax (PT E-Motion Entertainment), Anne Avantie (Perancang busana pemilik label Anne Avantie), Donda Lucia Yuniar (PT Anugraha Weing Caranadwaya & PT Deva-Datta) serta Susanti Alie (PT Bersama Olah Boga).

Mereka berhasil meraih penghargaan setelah di babak final bertarung dengan 5 pengusaha wanita lainnya yang masuk sebagai finalis a.l Eileen Rachman (Decorous), Rima Wira Sakti, (Itje Her), Uti Raharjo (creative Center) dan Lena Thong (Marquee).

“Sulit menyeleksi finalis dan memilih pemenang dari sejumlah pengusaha perempuan ini. Mereka yang memenangkan penghargaan adalah entrepreneur yang memiliki orisinalitas dan terborosan inovasi yang berbeda. Mereka juga memenuhi lebih dari kriteria awal yang diterapkan kepada peserta,” kata Santi Mia Sipan,Direktur Utama PT Jaty Arthamas, hari ini usai pemberian penghargaan di Hotel Dharmawangsa.

Santi yang menjadi anggota tim juri adalah pemenang Ernst & Young Entrepreneurial Winning Women 2010. Dia mengatakan kriteria penjurian adalah leadership, originalitas, manajemen, pengelolaan keuangan, kejelasan bisnis baik tujuan dan perencanaan ke depan hingga tingkat kesulitan yang dihadapi.

Tim juri memilih sembilan finalis dari 35 pendaftar, untuk kemudian memilih empat pemenang penghargaan, yang memenuhi enam kriteria penilaian. Para finalis, ujarnya, adalah para wanita yang memiliki kemampuan dan bisa sukses berwirausaha asal jeli melihat peluang, dan berani berinovasi membuat terobosan. Selain juga ulet dan bekerjakeras membangun bisnis dari level terendah, dan terus berkembang dengan omzet bernilai miliaran rupiah.

Giuseppe Nicolosi, Ernst & Young Indonesia Country Managing Partner mengatakan kegiatan tahunan ini sebagai bentuk penghargaan terhadap wirausahawan perempuan di Indonesia yang tahun ini dilaksanakan untuk kedua kalinya.

“Indonesia merupakan negara pertama setelah Amerika Serikat, yang menggelar kegiatan penghargaan Ernst & Young Entrepreneurial Winning Women, sebagai upaya mendorong dan memicu potensi wirausaha perempuan,” ungkapnya.

Acara yang dihadiri  Menteri Koperasi dan UKM, Syarifudin Hasan dan pengusaha wanita lainnya seperti Mien R Uno, pendiri Mien R Uno Foundation dan Mooryati Sudibyo, pendiri Mustika Ratu.

“Penghargaan ini merupakan strategi yang tepat untuk mendorong wanita menjadi pengusaha karena jika wanita yang terjun ke bisnis maka yang diuntungkan adalah keluarga, komunitas dan lingkungannya,” kata Menkop & UKM.

Dia optimistis dalam 5-10 tahun ke depan akan lahir konglomerat baru dari para alumni dan pemenang EWW ini sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus meroket. Saatnya kini kaum wanita bangkit sebagai wirausaha apalagi pemerintah sejak Febuari lalu sudah mencanangkan gerakan wirausaha nasional.

Ernst & Young Winning Women (EWW) tahun ini menjaring 35 peserta yang mendaftarkan diri dan memenuhi tiga syarat utama. Yakni, perempuan Indonesia yang memiliki usaha atau partner bisnis dengan kepemilikan 51% persen, memiliki bisnis yang beroperasi minimal lima tahun, dan memiliki nilai penjualan Rp 10 miliar per tahun. Jumlah peserta ini naik 67% dibandingkan peserta tahun lalu.